Cimory Riverside : Kehangatan dan Kenikmatan di Tepi Sungai Ciliwung

on Friday, January 16, 2015
SELAMAT TAHUN BARU 2015! Saya minta maaf karena blog ini sedikit terbengkalai karena saya fokus mengerjakan blog saya yang lain, yaitu indonesianking.blogspot.com. Saya akan mulai mengerjakan blog ini, dan saya harap, blog ini dapat menjadi referensi wisata dan jalan-jalan bagi kalian yang sedang bingung memilih tempat wisata yang bagus dan nyaman.

Sungai Ciliwung terkenal karena potret kelam yang ia miliki di Ibukota Jakarta. Membelah perkampungan kumuh dan kotor, sungai Ciliwung adalah tempat mandi dan mencuci bagi mereka yang tinggal di tepi sungai ini. Dari 13 sungai di Ibukota, sungai Ciliwung yang mengalir melalui Jakarta, Bogor, dan Depok ini memiliki dampak paling luas ketika musim hujan, karena ia sering menjadi dalang di balik banjir besar yang sering terjadi di Jakarta.
Namun kali ini saya tidak akan membahas sungai Ciliwung di Ibukota, saya akan membahas sebuah restoran yang berada di tepi sungai ini. Saya akan membahas Cimory Riverside, yang berada tepat di tepi sungai Ciliwung.

2 Januari 2015, jam setengah 4 sore, saya bergerak dari Taman Safari Cisarua menuju Cimory Riverside. Jalan menuju Cimory Riverside sempat terhenti karena ditutupnya jalur turun Puncak. Jam 4 sore, jalur turun Puncak mulai dibuka. Sekitar 15 menit, saya tiba di Cimory Riverside dengan sedikit terkejut, karena slot parkir utama yang dimiliki di sana telah penuh. Mobil saya diarahkan menuju ke sebuah lapangan luas di sebelahnya.

Perut yang sudah ingin tawuran ini segera memerintahkan saya untuk menuju restoran. Saya mencoba Nasi Goreng Seafood dan Lemon Tea. Pada saat itu kondisi restoran sangat ramai. Orang-orang nikmat menyantap makanannya, bahkan ada juga yang foto-foto di tepi sungai Ciliwung di halaman belakang Cimory Riverside.

Soal rasa, dapat saya katakan rasa nasi goreng yang saya nikmati sangat nikmat. Seafoodnya benar-benar terasa dan dimasak dengan sempurna. Selain itu, nasi goreng ini disajikan dengan timun, selada, tomat dan kerupuk yang dihias untuk mempercantik nasi goreng ini.

Saya sempat membeli beberapa oleh-oleh untuk 3 sahabat saya di Tangerang. Saya membeli Cappucino Almond yang merupakan favorit saya, susu rasa kopi, dan 3 yogurt mixed fruit. Ibu dan paman saya membeli beberapa oleh-oleh yang lain.

Overall, Cimory Riverside adalah sebuah kehangatan di tepi sungai Ciliwung yang dapat kita nikmati lewat makanan dan tempatnya, dan juga merupakan sebuah kesejukan yang dapat kita nikmati lewat alamnya, dan tentu saja, pemandangan tepi sungai.

Food : 8.5
Place : 9.0
Price : 8.5
Value : 9.0
Overall : 8.75

Dusun Bambu(Part 1): Tempat Wisata Baru Penuh Perbedaan

on Tuesday, July 1, 2014
Dusun Bambu akhir-akhir ini memang sedang hangat dibicarakan warga dunia maya, baik di Twitter, Instagram, ataupun Facebook. Begitu banyak komentar positif yang diulas para wisatawan. Terletak di Bandung, di sebuah desa kecil yaitu desa Kertawangi, Dusun Bambu terletak di puncak sebuah dataran tinggi di desa Kertawangi. Untuk itu, kita harus perjalanan ke atas sana diiringi oleh tanjakan dan sesekali ada jurang kecil.
Setibanya di Dusun Bambu pukul 10.45 bersama teman-teman dan orangtua masing-masing, saya turun bersama teman-teman. Saya lebih memilih untuk berjalan kaki daripada naik sebuah mobil yang disebut mobil Wara-Wiri. Apa untungnya bagi saya dengan berjalan kaki? Saya dapat melihat pemandangan sawah dengan bebek-bebek yang berjalan beriringan dan berbaris. Di tengah sawah yang berbentuk oval dengan sedikit desain terasering pada sawahnya, terdapat sebuah danau kecil. Di sawah itu juga terdapat pondok kecil untuk beristirahat.
Kita dapat menyewa sepeda untuk berkeliling Dusun Bambu. Di Dusun Bambu terdapat 2 tempat makan, yaitu Cafe Burangrang dan Pasar Khatulistiwa. Saya mencoba baso Malang Bom. Kuahnya nikmat, hangat, dan berbumbu pas. Kuahnya serasa menyerap ke dalam lidah. Bakso ini berukuran cukup besar. Dengan 1 pangsit dan 1 tahu, kelezatan bakso ini semakin lengkap.